Zhafirah Umroh, Biro Umroh di Kudus.
-Jalan Raya Kudus-Pati Tenggeles Mejobo Kudus-
Zhafirahumrohkudus@gmail.com
0291 – 2912334/081-56789-0219

MEMAHAMI MAKNA DAN HIKMAH TAHALLUL

Tahallul merupakan salah satu rukun umroh, dan menjadi penutup dalam rangkaian umroh. karena seseorang bisa dikatakan sudah selesai melaksanakan umroh, apabila seseorang tersebut telah melaksankan tahallul (potong rambut). Setelah melakukan tahallul jamaah jamaah diperbolehkanuntuk melaksanakan kegiatan ibadah yang lain atau memperbanyak dzikir semau jamaah. Tahallul bisa dengan mencukur habis (gundul) atau hanya memotong sebagian rambut saja. Minimal tahallul adalah tiga helai rambut dan disunnahkan tigak kali memotong. Karena tiga adalah witir (ganjil) dan Allah menyukai sesuatu yang ganjil. Sedangkan untuk jamaah wanita, tahallul bisa dilakukan dengan memotong 3 helai rambut saja. sebagian ulama berpendapat bahwa Tahallul itu adalah wajib termasuk rukun umroh. rukun berarti sesuatu yang harus dilakukan apabila tidak dilakukan maka tidaklah sah seseorang melakukan ibadah tersebut. Apabila jamaah belum melakukan tahallul dengan mencukur rambut maka jamah masih dikatakan dalam kondisi ihram yang berarti larangan-larangan umroh tetap berlaku.

Jika diperdalam, tahallul tidak hanya sekedar memotong rambut saja melainkan ada hikmah yang terdapat di dalamnya. Yaitu dengan melakukan tahallul maka sama dengan menghilangkan pikiran-pikiran kotor yang ada di dalam otak manusia. Dengan mencukur rambut hingga gundul atau sebagaina saja, diharapkan maksiat-maksiat yang bersumeber dari kepala (otak) bisa dihilangkan bersama rambut yang dibuang.

Apabila yang menunaikan umroh adalah seorang pejabat maka diharapkan pikiran-pikiran kotor untuk melakukan korupsi baik individu maupun kelompok bisa dihindari. Pikiran kotor untuk memperkaya diri harus dibuang sebagaimana membuang rambut (tahallul). Jika seseorang pengusaha maka diharapkan untuk dapat menjadi pengusaha yang jujur, tidak menipu dan tidak melakukan praktik riba.

Dan juga termasuk untuk beragai macam profesi yang lain. Diharapkan untuk memiliki pikiran yang positif dan membuang semua pikiran negative yang ada di fikiran manusia. Karena fikiran yang buruk adalah nafsu belaka yang dapat menghantarkan kita kepada jalan kesesatan.

Melalui Tahallul ini, Rasulullah SAW ingin menyampaikan kepada umatnya agar otaknya dibersihkan dari segala kotoran yang bisa menodai ibadah umrohnya sebagaimana memotong dan mencukur rambut yang melekat pada kulit kepala. (dikutip dari kompasiana.com)

 

 

About the Author

Leave a Reply

*